Penulisan disertasi

Di akademi, dikatakan bahwa tingkat gelar Master sesuai dengan peningkatan pengetahuan (yaitu, penguasaan dalam ilmu tertentu) dan PhD sesuai dengan tingkat kontribusi pengetahuan dalam ilmu tertentu. Hal ini membawa kita pada refleksi bahwa mahasiswa doktoral mampu mengusulkan topik penelitian (atau kebaruan). Memang benar bahwa tutor dapat membimbing melalui proses tersebut, tetapi pekerjaan adalah milik siswa.

Di akademi, dikatakan bahwa tingkat gelar Master sesuai dengan peningkatan pengetahuan (yaitu, penguasaan dalam ilmu tertentu) dan PhD sesuai dengan tingkat kontribusi pengetahuan dalam ilmu tertentu. Hal ini membawa kita pada refleksi bahwa mahasiswa doktoral mampu mengusulkan topik penelitian (atau kebaruan). Memang benar bahwa tutor dapat membimbing melalui proses tersebut, tetapi pekerjaan adalah milik siswa.

Kriteria pertama untuk ‘kebaruan’ dalam tesis PhD adalah melakukan tinjauan literatur yang ketat. Ini membantu Anda untuk mencari kesenjangan dalam pengetahuan atau pekerjaan apa yang telah dilakukan dan apa yang seharusnya Anda lakukan. Kedua, untuk mengklaim sesuatu yang baru, ia harus memiliki “kualitas menjadi baru, orisinal, atau tidak biasa”. Metodologi itu sendiri bisa menjadi novel. Ketiga, pastikan bahwa hasil yang diperoleh adalah ‘nyata’ – bukan karena karakteristik sampel yang tidak biasa atau metodologi yang dikompromikan. Keempat, rekomendasi penelitian harus menambah kebaruan penelitian.